Fitur Keamanan
kendaraan berbasis IMMOBILIZER
- M. Syamsu Rizal
- Rizki Maulidi Azis
·
PENDAHULUAN.
Pernahkan anda ketika naik mobil memperhatikan Lampu
Indikator yang berbentuk Kunci? atau Tidak sama sekali? mungkin ada sebagian
anda yang pernah memparhatikan Lampu Indikator Dashboard dan melihat
lampu indikator Belogo Kunci seperti dibawah ini.
mungkin ini adalah salah satu contoh Lampu
Indikator Immobilizer.
Mungkin sebagian orang belum mengetahui Fungsi dari
Immobilizer itu sendiri. Tapi bagi sebagian orang sudah mengetahui bagi yang
ingin membeli Mobil yang mengetahui secara detil untuk keamanan mobilnya.
immobilizer
adalah sebuah sistem pencegah dari pencurian
kendaraan. Engine immobilizer mencegah mesin dihidupkan dengan
kunci yang tidak dikenali nomer kodenya oleh kendaraan tersebut yang telah
di stel sebelumnya. Bila engine immobilizer sudah diset ke dalam
kendaraan, lampu indikator keamanan akan menyala untuk menandakan bahwa sistem
telah dipasang. Komponen immobilizer yaitu transponder key coil
transponder chip, transponder key amplifier, transponder key ECU, engine
ECU, dan lain-lain. Ada dua tipe engine
immobilizer system, yaitu engine immobilizer yang dikontrol
dengan pemisahan ECU (transponder key pada ECU), dan yang
lain dikontrol dengan ECU (engine ECU) yang disatukan dengan transponder
key ECU. ID code (transponder key code)
Lanjut!!!!!
Lanjut!!!!!
-
Jadi ada pertanyaan, Apakah Mobil yang mempunyai
Sensor Keamanan Immobilizer Keys dapat dicuri?
Sebenarnya bisa saja dicuri namun pencuri tidak
dapat menyalakan Mesin karena Kunci yang dipunya sang pencuri hanya sama bentuk
dan alur kuncinya, namun kunci pencuri tidak mempunyai chip yang berisi Code
dan Enksripsi.
Maraknya
pencurian kendaraan membuat para pemilik kendaraan harus ekstra waspada dalam
menjaga kendaraan mereka, seperti sepeda motor ataupun mobil. Karena pencuri
sekarang semakin pintar, bahkan konon katanya ada cairan khusus yang apabila
ditetskan pada jalur kunci sepeda motor maka akan membuat sistem penguncian
sepeda motor sehingga sepeda motor mudah untuk dicuri. Pemilik mobil pun tidak
luput dari sasaran, mereka para pencuri sering kali mengambil kesempatan dari
kelalaian si pemilik mobil.
Dengan banyaknya aksi pencurian membuat para
ilmuwan berfikir keras bagaimana cara mengatasi atau mencegah pencurian. Dan
kini sobat tidak perlu lagi cemas dan khawatir dengan kendaraan sobat,
khususnya mobil. Karena para insinyur otomotif telah menemukan sebuah teknologi
anti pencurian mobil. Tekologi itu bernama engine immobilizer.
-
Fungsi engine immobilizer set dan unset.
Fungsi
immobilizer set adalah ketika kunci
kontak ditarik keluar dari lubangnya, tepatnya adalah 20 detik sesudah posisi
kunci kontak berada pada ACC atau LOCK, immobilizer system berfungsi mematikan
pengapian dan injeksi bahan bakar. Bila immobilizer telah terpasang,
meskipun switch pengapian diputar menggunakan alat lain ke posisi START, mesin
tidak akan hidup, sebab tidak akan ada pengapian dan juga tidak ada bahan bakar
yang masuk ke ruang pembakaran.
Fungsi
immobilizer unset adalah apabila kunci kontak dimasukkan ke lubangnya, maka
transponder key ECU dan transponder chip di dalam kunci kontak akan saling
berhubungan. Kemudian kode ID di dalam transponder key ECU dan kode ID
yang ada pada transponder chip saling mencocokkan, dan immobiliser system
menjadi terbuka, membuat pengapian timbul dan injeksi bahan bakar bekerja.
Sehingga mesin bisa distater.
-
Fungsi registrasi transponder key code.
Fungsi
registrasi transponder key codeterdiri dari registrasi
awal (otomatik), registrasi tambahan, dan penghapusan. Kunci utama
(master key) diregistrasi di ECU untuk registrasi tambahan dan
penghapusan. Lihat buku Pedoman Reparasi atau Service Bulletin untuk
penjelasan detilnya.
Registrasi
awal key code adalah sistem registrasi otomatis transponder key code yang baru
(kode master key dan kode anak kunci atau sub kode) jika ECU diganti. Jika ECU
diganti, jika memutar switch pengapian posisi ON mambuat lampu keamanan
berkedip. Pada saat seperti ini, masukkan master key dan anak kunci ke lubang
kunci maka kontak otomatis akan meregistrasi transponder key code di ECU. Di
dalam mode registrasi awal (otomatis), transponder key bisa diregistrasi untuk
tiga atau empat anak kunci atau sub kode. Registrasi yang terakhir dipakai untuk
mode registrasi sub key. Setelah registrasi awal dilakukan, kemudian
lakukan percobaan selama 30 menit untuk penyesuaian komunikasi ID antara
transponder key ECU dan engine ECU.
-
Registrasi
kode kunci tambahan.
Registrasi kode kunci
tambahan adalah fungsi untuk memasang registrasi tambahan pada transponder key
code yang baru (kode master key dan kode sub key) dengan transponder key code
terdaftar di ECU. Gambar menunjukkan contoh metode registrasi tambahan untuk
transponder key. Tipe registrasi metode ECU control difungsikan dengan switch
pengapian dan bekerjanya pintu pengemudi.
Registrasi
tambahan juga bisa dilakukan dengan menggunakan hand-held tester. Pada tipe
engine ECU control, registrasi dan penghapusan dipasang dengan bekerjanya pedal
rem dan pedal gas. Nomor regristrasi untuk transponder key code bervariasi
tergantung modelnya.
-
Manfaat Perangkat Immobilezer.
Manfaat
dari immobilizer sendiri iyalah untuk mengamankan kendaraan kita dari maraknya
pencurian kendaraan di Negara kita ini.dengan adanya teknologi immobolizer kita
dapat mencegah kendaraan kita dari pencuri sekali pun kaca pada kendaraan kita
dipecah.
-
Skema Kerja Dari Immobilezer.
Untuk Cara kerjanya
sendiri, system Immobilizer ini yakni pada saat kunci kontak di masukkan ke
dalam ignition Switch dan di putar ke posisi On, maka Immobilizer Conrtol Unit
Receiver akan mengirimkan sinyal ke transponder di kunci kontak, dan kemudian
transponder yang berada di kunci kontak akan mengirim sinyal balik yang berisi
mengenai code melalui Immobilizer Control Unit Receiver ke Engine Control
Module (ECM).Nah, jika code sesuai
dengan code yang telah terdaftar pada ECM dan PCM, maka mesin mobil akan bisa
di starter, Namun jika code tidak sama atau tidak di kenal oleh ECM, maka
kendaraan tidak bisa di starter atau tidak bisa di hidupkan. Hal tersebut
sebagian dari keamanan kendaraan mobil dari pencuri.
Seperti contoh berikut
ini, karena ketidak tahuan, seseorang yang baru saja membeli mobil seken yang
kebetulan pada mobil tersebut Cuma ada satu kunci. Kawatir pemilik mobil
tersebut kuncinya hilang maka orang tersebut membuat kunci serep atau cadangan,
namun ketika hendak menghidupkan mobil dengan konci serep tersebut mobil tidak
bisa hidup dan tidak bisa starter, hal tersebut karena pada mobil tersebut
telah menggunakan system Immobilizer Sebagai
pengamanan.
·
Kesimpulan
Jadi kesimpulannya
ialah immobilizer adalah sebuah sistem pencegah dari pencurian
pada kendaraan kita. Dimana mesin tidak akan nyala jika kita tidak menggunakan
master key atau kunci bawaan dari kendaraan tersebut karena di master key
tersebut terdapat chip yang berfungsi untuk menyocokkan id yg ada pada master
key dan immobilizer unit pada kendaraan kita. dengan manfaat yang ada pada
immobilizer, sekarang banyak brand kendaraan terkenal di Indonesia seperti
Suzuki, Toyota, Honda, mazda, dll sudah menyematkan fitur immobilizer sebagai
fitur keamanan standart pada kendaraan produksinya.
0 comments:
Post a Comment